Senin, 25 Januari 2010

Rombongan Kepala Desa dari kabupaten kota waringin barat yang sedang melaksanakan studi banding di desa Sumberasri, Salah satunya mengunjungi Wisata Mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo.

Jumat, 22 Januari 2010

Perkemahan sebagai perwujudan keinginan untuk menyatu dengan alam yang dilaksanakan oleh siswa-siswa SMAN 1 Genteng di Wisata Mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo Desa Sumberasri, diikuti oleh 50 siswa dan didampingi oleh kakak pembina sejumlah 8 orang yang dilaksanakan selama 3 hari 2 malam. dalam kegiatannya disisipkan acara Pendidikan Lingkungan Hidup(PLH) dengan pemateri dari Guide Wisata Mangrove Blok Bedul.
Kegiatan PLH ini bertujuan agar generasi muda kita dapat lebih mencintai dan mengahargai alam utamanya di lingkungan mangrove. Materi dalam PLH ini tidak hanya sekedar mengenalkan mangrove saja akan tetapi juga bagaimana kita bisa mengahargai alam dengan tidak membuang sampah sembarangan utamanya yang berupa sampah yang tidak bisa didauru ulang oleh alam (sampah plastik). dengan PLH marilah kita tingkatkan penghargaan dan kecintaan kita terhadap alam sekitar.

Sabtu, 09 Januari 2010

Pengunjung yang mencapai 2 ribu orang, suatu anugerah yang patut disyukuri oleh masyarakat desa sumberasri pada umumnya dan pelaku wisata di bedul pada khususnya. akan tetapi dari sekian jumlah pengunjung sebagian besar adalah wisatawan umum hanya 2 % yang merupakan benar - benar tamu ekowisata yang sesuai dengan tujuan awal terbentuknya wisata mangrove blok bedul sebagai salah satu tempat tujuan ekowisata di Banyuwangi.
dengan banyaknya pengunjung yang rata - rata belum sadar untuk ikut menjaga lingkungan baik dari ancaman sampah plastik maka pengelola wisata mangrove bedul tidak bosan-bosan untuk selalu mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Sabtu, 26 Desember 2009

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan pada saat kondisi segoro anakan sedang surut yakni mencari kerang. kegiatan ini oleh masyarakat disekitar segoro anakan dijadikan mata pencaharian mereka.
Perahu traditional " Gondang-Gandung" yang beroperasi mmelayani wisatawan di Segoro Anakan Wisata Mangrove Blok Bedul

Sabtu, 19 Desember 2009

Perwujudan rasa syukur nelayan di sekitar segoro anakan dilakukan dengan petik segoro anakan yang dilaksanakan menjelang pergantian tahun Hijriyah. Petik Segoro anakan ini bertujuan untuk mendapatkan berkah serta ridlo dari Tuhan Yang Maha Esa agar dalam mencari hasil di segoro anakan bisa lancar, selamat dan berlimpah hasil yang didapat.
Petik Segoro anakan merupakan event tahunan di wisata mangrove blok bedul. hal ini menjadikan Bedul tidak hanya berwisata lingkungan saja, tetapi juga wisata budaya.

Kamis, 03 Desember 2009

Dermaga yang selesai dibangun dengan anggaran dana dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pembangunan dermaga yang terbuat dari kayu merbau yang didatangkan langsung dari daerah kalimatan ini menghabiskan dana sebesar Rp. 471. ooo.ooo,- dengan panjang kurang lebih 275 meter dan lebar 1,2 meter.

Kamis, 26 November 2009

Traditional boat in Bedul for surrounding segoro anakan, the local name is Gondang - gandung.
Empat Guide khusus wisata mangrove, dua diantaranya berlisensi sebagai guide khusus dari Disbudpar Jatim dengan standar bahasa Inggris.
Tea morning after Cycling in resort bedul is beautiful moment.