Senin, 27 Desember 2010

Serah Terima Lebah madu dari BPHM I kepada Warga

Serah Terima Bantuan Lebah Madu Serana


Akhirnya setelah tertunda beberapa hari dari rencana semula, bantuan budidaya lebah madu dapat dierah terimakan dari BPHM wilayah I kepada Pengelola Ekowisata Mangrove Blok Bedul dilanjutkan penyerahan kepada warga yang telah dibina dan diberi arahan tentang tatacara perawatan lebah madu ini.

studi banding



Studi Banding beberapa Desa Wisata yang ada di di Propinsi jawa Timur ke Yogyakarta. Ada enam desa wisata dari enam Kabupaten yang ikut serta dalam kegiatan study banding ini salah satunya adalah DesaSumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi yang mempunyai aset wisata alam yakni Ekowisata Mangrove Blok Bedul. Study banding ini bertujuan menimba ilmu dalam pengelolaan, pengemasan dan pemasaran yang telah dilakukan oleh desa wisata yang ada di yogyakarta. Tentunya tidak serta merta kita mencontoh apa yang telah mereka lakukan mentah-mentah tetapi apa yang kita dapat kita sesuaikan dengan kondisi dan situasi dengan apa yang ada di desa Sumberasri yang merupakan salah satu desa penyangga di Taman Nasional Als Purwo. Tentunya hal yang paling utama kita dapatkan adalah bagaimana kegiatan wisata desa ini bisa melibatkan paling tidak sebagian dari masyarakat desa dalam upaya menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat.

Salah satu desa wisatayang menjadi tujuan kgiatan ini yakni desa wisata kebonagung yang dimana managemen dianggap bagus baik dari segi pengemasa maupun pemasaran dari kegiatan desa wisata disana.

Senin, 20 Desember 2010

Pelatihan Budidaya Lebah Madu


Pelatihan Budidaya lebah madu yang baru saja dilakukan oleh salah seorang pengelola Ekowisata Mangrove Blok Bedul ini bertujuan untuk menambah bidang pemberdayaan masyarakat. diharapkan dengan mengirim seorang pengelola tersebut kelak dapat menularkan ilmu yang didapat dari pelatihan kepada warga masyarakat sekitarnya. Pelatihan budidaya lebah madu ini di fasilitasi oleh Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I. adapun tempat pelatihan yang dipilih adalah kelompok budidaya lebah madu pramuka di Batang Jawa Tengah yang merupakan salah satu pusat pelatihan budidaya lebah madu. setelah dilatih selama seminggu kedepannya akan dibentuk kelompok budidaya lebah madu di desa Sumberasri dengan bantuan awal dari BPHM Wilayah I sebanyak 10 kotak lebah, dengan modal awal sepuluh kotak ini diharapakan dapat berkembang menjadi pundi-pundi pemasukan bagi masyarakat yang menjadi anggota kelompok maupin warga yang berminat.

Homestay di Ekowisata Mangrove Blok Bedul


Upaya melibatkan masyarakat sekitar terkait dengan pengembangan dan daya dukung Ekowisata Mangrove Blok Bedul, tidak hanya melibatkan masyarakat untuk terlibat langsung di kawasan Ekowisata Mangrove Blok Bedul saja, melainkan juga dengan mengupayakan masyarakat sekitar hutan untuk terlibat secara tidak langsung.Seperti halnya penyediaan rumah inap (homestay) oleh masyarakat, saat ini telah ada 6 rumah warga yang siap setiap saat menerima tamu yang ingin menginap di Home stay dengan harga yang terjangkau yaitu Rp. 75.000,- per orang per malam dengan fasilitas kamar, snack, kopi pagi dan sarapan.

Kamis, 25 November 2010

Salah satu materi pelatihan adalah latihan SAR

Peningkatan SDM Pengelola dan Karywan

Peningkatan SDM pengelolaan perlu dilakukan dengan mengikuti pelatihan - pelatihan, baik yang dibiayai oleh pemerintah, NGO maupun duit pribadi. Tujuan dari pelatihan tersebut adalah terciptanya profesionalisme pada diri pengelola dan karyawan Ekowisata Mangrove Blok Bedul, Taman Nasional Alas Purwo. Salah satunya adalah pelatihan Pemandu Ekowisata yang baru saja dilaksanakan di Tretes Pasuruan pada tanggal 5 - 7 Nopember 2010 oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan di support oleh Indecon.

Senin, 11 Oktober 2010

Peresmian Pengelolaan Ekowisata Mangrove Blok Bedul

Penari gandrung menyambut Bupati Banyuwangi Dr. Ratna Ani Lestari sebelum penanda tanganan prasasti dalam rangka peresmian pengelolaan Ekowisata Mangrove Blok Bedul yang merupakan kerjasama antara Balai Taman Nasional Alas Purwo dengan Pemerintah Desa Sumberasri.

Selasa, 10 Agustus 2010

Putri Ayudya, host Jejak Petualang Trans 7 sedang syuting memancing bersama warga setempat di daerah kere Taman Nasional Alas Purwo

Peringatan Hari Konservasi Alalm Nasional

Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional, dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional, Taman Nasional Alas purwo mengadakan kegiatan penanaman 1000 mangrove di Blok Bedul, tepatnya di babakan Bulu yang masuk dalam kawasan Resort Grajagan.
Penanaman 1000 mangrove ini diikuti oleh segenap pegawai TNAP, Pengelola Ekowisata Managrove Blok Bedul, Kepala Desa Sumberasri, Masyarakat sekitar Bedul dan Mahasiswa dari STAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi.

Minggu, 08 Agustus 2010


Kegiatan mengamati salah satu jenis mangrove

Selain menyusuri segara anakan dengan perahu pengunjung juga diajak turun di area mangrove yang berlumpur untuk mengamati bermacam macam jenis mangrove yang ada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. kegiatan ini dilakukan setelah makan siang di daerah Kere. dengan kegiatan ini kita tidak hanya rekreasi saja melainkan juga menambah wawasan mengenai ekosistem mangrove.

Rabu, 07 Juli 2010

Menteri Pertanian Ir. Suswono, MMA. berkunjung di Ekowisata Mangrove Blok Bedul, Taman Nasional Alas Purwo. Sebelumnya beliau mengadakan panen raya kedelai di bawah tegakan pohon jati milik LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan ) Wana Lestari, desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi.

Rabu, 23 Juni 2010

Selasa, 25 Mei 2010

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung adalah membeli ikan atau kepiting langsung dengan nelayan di tempat mencari ikan maupun kepiting. ini salah satu kegiatan yang disenangi pengunjung.

Minggu, 18 April 2010

Rombongan mahasiswi D3 Kebidanan UBI. melaksanakan pendidikan lingkungan hidup di Ekowisata mangrove Blok Bedul. didampingi seorang guide dan 3 orang lifeguard dan boat man. selain sebagai wahana menambah wawasan juga sebagai ajang rekreasi setelah sebulan mengadakan KKN di desa Sumberasri

Rabu, 07 April 2010

pengunjung harus melepas alas kaki


pengunjung wajib melepas alas kaki, supaya lancar dan nyaman berjalan di genangan air. hal ini disebabkan jalan setapak menuju dermaga penyebrangan tergenang air setinggi lutut orang dewasa pada saat pasang tertinggi.

Dermaga pandang sepanjang 250 meter ternyata belum bisa menjadi salah satu fasilitas yang bisa membuat pengunjung senang. karena pada saat pasang ujung dermaga yang didarat seperti jembatan putus. sehingga perlu diperpanjang bangunan fisik dermaga pandang tersebut.

Kamis, 18 Maret 2010

Selamat datang di Ekowisata Mangrove Blok Bedul kerjasama pengelolaan antara Balai Taman Nasional Alas Purwo dengan Pemerintah Desa Sumberasri.





Sosialisasi Peraturan pemerintah Republik Indonesia NO. 59 tahun 1998 tentang pungutan masuk kawasan Taman Nasional Alas Purwo yang ditempel di dinding loket masuk.

Senin, 25 Januari 2010

Rombongan Kepala Desa dari kabupaten kota waringin barat yang sedang melaksanakan studi banding di desa Sumberasri, Salah satunya mengunjungi Wisata Mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo.

Jumat, 22 Januari 2010

Perkemahan sebagai perwujudan keinginan untuk menyatu dengan alam yang dilaksanakan oleh siswa-siswa SMAN 1 Genteng di Wisata Mangrove Blok Bedul Taman Nasional Alas Purwo Desa Sumberasri, diikuti oleh 50 siswa dan didampingi oleh kakak pembina sejumlah 8 orang yang dilaksanakan selama 3 hari 2 malam. dalam kegiatannya disisipkan acara Pendidikan Lingkungan Hidup(PLH) dengan pemateri dari Guide Wisata Mangrove Blok Bedul.
Kegiatan PLH ini bertujuan agar generasi muda kita dapat lebih mencintai dan mengahargai alam utamanya di lingkungan mangrove. Materi dalam PLH ini tidak hanya sekedar mengenalkan mangrove saja akan tetapi juga bagaimana kita bisa mengahargai alam dengan tidak membuang sampah sembarangan utamanya yang berupa sampah yang tidak bisa didauru ulang oleh alam (sampah plastik). dengan PLH marilah kita tingkatkan penghargaan dan kecintaan kita terhadap alam sekitar.

Sabtu, 09 Januari 2010

Pengunjung yang mencapai 2 ribu orang, suatu anugerah yang patut disyukuri oleh masyarakat desa sumberasri pada umumnya dan pelaku wisata di bedul pada khususnya. akan tetapi dari sekian jumlah pengunjung sebagian besar adalah wisatawan umum hanya 2 % yang merupakan benar - benar tamu ekowisata yang sesuai dengan tujuan awal terbentuknya wisata mangrove blok bedul sebagai salah satu tempat tujuan ekowisata di Banyuwangi.
dengan banyaknya pengunjung yang rata - rata belum sadar untuk ikut menjaga lingkungan baik dari ancaman sampah plastik maka pengelola wisata mangrove bedul tidak bosan-bosan untuk selalu mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.